Tampilkan postingan dengan label Akhbarul Ma'had. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhbarul Ma'had. Tampilkan semua postingan

Hidup untuk Bermimpi?

Senin 1 Oktober 2021. Dayah Modern terpadu Pesantren Subulussalam. Seperti biasa, setiap awal pekan dihari Senin pukul 7:30 wib adalah melakukan rutinitas mingguan, yaitu Upacara bendera dilapangan sekolah Dayah Modern Terpadu Pesantren Subulussalam.

Upacara kali ini dipimpin langsung oleh pembina upacara Al Ustadz Bapak Pimpinan Pesantren Drs. Bambang Chairuddin, M.M.

Amanat pagi ini begitu hikmat para santri mendengarkannya, santri adalah amanah negri ini, sebab sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia yang lain, manusia yang hidup itu harus dipenuhi dengan mimpi-mimpi positif, bukan hidup untuk bermimpi, apalagi menghayal dan hidup hanya dipenuhi dengan hayalan saja dan tidak ada usaha untuk menggapai mimpi-mimpi.

Alumni Dayah Modern Terpadu Pesantren Subulussalam sudah banyak yang menjadi dokter, polisi, arsitek dan lain sebagainya. Belum saatnya santri melakukan hal-hal yang tidak perlu dilakukan, sebab santri saat ini hanya dituntut untuk belajar, bukan bermain-main, pacaran, menikah dan lain sebainya yang terkait dengan sesuatu yang tidak perlu untuk dilakukan apalagi dikerjakan dan itu akan merusak mimpi-mimpi yang selama ini diimpikan oleh setiap santri.

Bermimpilah setinggi mungkin dan berupayalah untuk menggapainya. (MST)


HUT RI ke 76 Jaya Selalu

 

Dayah MOdern Terpadu Pesantren Subulussalam. Pukul 08:20 Acara Upacara bendera dimulai, hingga acara pertunjukan para santri, dari Tari, Teater, bela diri dan lain sebagianya tampil hingga pukul 12:20 siang selesai.

Upacara dilaksanakan di lapangan Pesantren yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Dayah Modern Terpadu Pesantren Subulussalam, 

Acara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 76 kali ini dihadiri oleh semua guru, dan ibu Pimpinan DMT Pesantren Subulussalam, para ibu-ibu dan anak-anak juga hadir, dan bahkan para relawan dan teman-teman dari ACT (Aksi Cepat Tanggap) Kota Subulussalam juga mengikuti acara dengan hikmat, tidak lupa mereka juga memberikan bantuan Alqur'an dan bantuan lainnya kepada para santri dan guru selaku da'i bagi masyarakat dan murid. semoga Amal Shodaqoh Jariah para Muhsinin ACT selalu berkepanjangan dan diterima oleh Allah Swt.

Pesan-pesan penting yang disampaikan oleh Pimpinan DMT Pesantren Subulussalam adalah, bahwa kemerdekaan yang sesungguhnya adalah menghilangkan kebodohan diri dengan cara banyak belajar, membaca dan terus mencerdaskan bangsa ini. Dengan pendidikan yang kita miliki dapat setidaknya merubah keadaan diri, melepaskan diri dari keterpurukan, kemerdekaan ini adalah hak segala bangsa yang harus diperjuangkan, tidak pula menindas kemerdekaan individual yang lain (red). Dengan kemerdekaan yang ke 76 ini kita dapat merubah diri ke arah yang lebih baik dan berpendidikan tentunya. Pimpinan juga melakukan chek lapangan terkait lomba kebersihan dan keindahan kelas, dari kelas satu hingga kelas enam, dan juara ditetapkan.

Setelah sholat juhur, makan siang dan acara lomba dimulai, dari tarik tambang, memasukan pipet kedalam botol dan lain sebagainya, kali ini begitu seru kata mereka.


1 Muharram Napak Tilas

 

DMT Pesantren Subulussalam 1 Muharram 1443 Hijriyah bertepatan pada tanggal 10 Agustus 2021 Masehi para santri Dayah Modern Terpadu Pesantren Subulussalam merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriyah, para santri melakukan Napak Tilas Tapal batas Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam dengan Sumatera Utara. Para santri dibawa oleh mobil Colt Diesel Dumd Truck yang disediakan oleh PT. Laot Bangko, dari Desa Jontor sampai di Tapal batas Subulussalam Lae Ikan pada pukul 7:30 WIB. Sebelum para santri Putra dan Putri melakukan Tapak Tilas, terlebih dahulu melakukan bersih-bersih, disebabkan banyaknya rumput-rumput liar yang tumbuh.

Pelepasan Tapak Tilas Oleh Geuchik Jontor

Pengarahan Santri Oleh Pimpinan

Persipan


Camat Penanggalan Hotma Capah, S.Ag dan anggota, kemudian PJ Geuchik (Kepala Desa) Jontor Asri Tinambunan, S.p dan anggota, Wartawan Senior, Khoirul Boang Manalu turut serta dalam melepas Tapak Tilas yang dilakukan oleh para dewan guru dan seluruh santri putra dan putri serta Pimpinan Dayah Modern Terpadu Pesantren Subulussalam.

Pesan dari Tapak Tilas kali ini adalah, bahwa berjalan kaki dari Tapal Batas menuju Desa Jontor Penanggalan Subulussalam adalah hanya sebatas berjalan kaki sebagai simbol perjalanan hijrah secara fisik, namun yang diinginkan adalah hijrah yang sesungguhnya, yaitu memerangi kebodohan diri.

Banyak pesan yang disampaikan oleh Pimpinan Dayah Modern Terpadu Pesantren Subulussalam Al Ustadz Drs. Bambang Chairuddin, M.M. begitu pula halnya dengan Camat Penanggalan, dan catatan penting Pimpinan DMT Pesantren Subulussalam setelah Pandemi Covid 19 berakhir, moment ini akan selalu dilaksanakan setiap tahunnya saat peringatan Tahun baru Islam, dengan melibatkan perwakilan pemerintah setempat Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam. disisi lain juga, akan diadakan maraton pagi setiap liburan, dan selalu membersihkan tapal batas Kota Subulussalam, sebab Tapal Batas adalah aicon Kota Subulussalam, jika Tapalnya terlihat kumuh, maka kotanya juga kumuh.    

Qurban DMT Subulussalam

 

Laporan Panitia Qurban Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi

Alhamdulillahi Robbil ‘Alamin, Baarokallaahu lakum wa ja’ala lakumul jannata ma’al abroor. (Semoga Allah melimpahkan keberkahan bagi kita dan menciptakan kita di syurganya bersama orang-orang yang berbakti.)

Kami Ucapkan Terimakasih tidak terhingga atas kesediaan Bapak, Ibu dan Kerabat sekalian yang telah ber-Qurban melalui  Dayah Modern Tepadu (Pesantren) Subulussalam - Jontor. Semoga Allah melimpahkan Rizki yang Mulia, Berkah, Berlimpah dan Tiada Henti kepada kita karena amal baik yang kita lakukan.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ منه يَا كَرِيْمُ

ALLAHUMMA HADZIHI MINKA WA ILAYKA FATAQOBBAL MINHU YAA KARIIM

Alhamdulillah penyaluran qurban untuk kegiatan Idul Adha 1442 H Dayah Modern Terpadu (Pesantren) Subulussalam - Jontor  telah terlaksana.

Perolehan Hewan Qurban per 20 Juli 2021 duapuluhtujuh(27) ekor kambing/dombadan delapan (8) ekor sapi. Berikut data hasil penyembelihan hewan qurban di wilayah Dayah Modern Terpadu (Pesantren)Subulussalam Jontor.

 Waktu dan Lokasi Penyaluran.


Penyembelihan Sapi ACT

Pengulitan Domba

Distribusi

Waktu:

- 10 Dzulhijjah 1442 H / 20 Juli 2021

Lokasi Penyaluran:

1.      Desa. Jontor ( kec. Penanggalan Kota Subulussalam)

2.      Desa Sikelang ( Kec. Penanggalan Kota Subulussalam)

3.      Desa Lae ikan ( kec. Penanggalan Kota Subulussalam)

4.      Desa Lae motong (Kec. Penanggalan Kota Subulussalam)

5.      Desa Pegayo. (Kec. Sp. Kiri Kota Subulussalam)

6.      Desa Lae Sere ( Kab. Pak-Pak Barat - Sumut)

7.      Desa Panglima Sahman (Kec. Rundeng Kota Subulussalam)

8.      Desa Sepadan (Kec. Rundeng Kota Subulussalam)

9.      Desa Pulokedep (Kec. Sultan Daulat Kota Subulussalam)

10.  Perbatasan Aceh Singkil

11.  Perbatasan Aceh Selatan Kapasesak

Waktu:

- 11 Dzulhijjah 1442 H / 21 Juli 2022

Lokasi penyaluran:

1.      Desa Kp. Baru (Kec. Penanggalan. Kota Subulussalam)

2.      Dusun Bahagia. (Kec. Sp. Kiri Kota Subulussalam)

3.      Desa Lae Oram. (Kec. Sp. Kiri Kota Subulussalam)

Kami (Dayah Modern Terpadu (Pesantren) Subulussalam - Jontor ) mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhahhi/pengqurban & Munfiq/besodaqoh yang telah menitipkan hewan qurbannya untuk dikelola dan didistribusikan melalui  Dayah Modern Terpadu (Pesantren) Subulussalam - Jontor. teriring doa jazakumullahu khayran katsiran, semoga Allah Ta’ala menerima dan mencatatnya sebagai amal kebaikan. Amin


 

Jontor, 11 Dzulhijjah 1442H/ 21 Juli 2021M


Pimpinan


DMT Subulussalam

  

Drs. Bambang Chairudin. MM

 

Khutbatul 'Arsy

 

Ahad 11 Juli 2021 M/01 Dzulhijjah 1442 H. Dayah Modern Terpadu (Pesantren) Subulussalam yang teletak di Desa Jontor Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Aceh sedang melangsungkan acara penutupan Masa Ta'aruf Santri (MASTASA) tahun 2021 dengan disertai acara Upacara Bendera dan juga dengan Khutbatul 'Arsy, walaupun cuaca diiringi dengan gerimis manja, Pimpinan DMT Subulussalam AL Ustadz Bapak H. Drs. Bambang Chairudin, MM. langsung memimpin upacara Bendera, selaku Pembina Upacara Bendera, Al Ustadz Bapak H. Drs. Bambang Chairudin, MM. dalam Khutbatul 'Arsy-nya menyampaikan bahwa masa pandemi ini banyak aturan yang harus di taati sehingga antara DMT Subulusalam, Guru, Santri/Murid dan orangtua atau wali Santri sudah seharusnya dapat memahami situasi saat ini.

Santri adalah masa depan bangsa Indonesia, perannya sangat penting dalam menyadarkan masyarakat khususnya yang beragama Islam untuk memahami pentingnya menjalankan Syariat sesuai dengan aturan serta ajaran para ulama yang memang tidak diragukan lagi keilmuwannya, seperti Empat Mazhab Fikih.

Masa pendidikan adalah masa sulit bagi anak dan orangtua, seperti perpisahan, kebiasaan sehari-hari, pola hidup keseharian, dan lain sebagainya, sudah sepantasnya orangtua mendukung penuh keinginan anak, orangtua dan bangsa ini. Al Ustadz Bapak H. Drs. Bambang Chairudin, MM. sangat berharap santri baru bisa bertahan selama melalui proses masa-masa sulit, tentunya pengkaderan ulama masa depan didukung oleh semua pihak luar dan dalam DMT Subulussalam, baik dari sisi skill, keilmuan, keorganisasian serta mumpuni disetiap bidangnya masing-masing.

Upacara Bendera

Khutbatul 'Arsy

Serah Terima Santri

Al Ustadz Bapak H. Drs. Bambang Chairudin, MM. juga berkisah tentang berdirinya pesantren serta tujuan awal dari Allahu Yarham Tgk. H. Mohd Din Ilyas dan istrinya Ummi Hj. Sa'adah Syam pada tahun 1989, menjaga keaslian struktur tanah dan lain sebagainya.

Selesai Khutbatul 'Arsy dilanjutkan acara Peusijuek (Tepung Tawar) Tradisi ini biasanya dilakukan untuk memohon keselamatan, ketentraman, dan kebahagiaan dalam kehidupan. Tradisi Peusijuek merupakan salah satu tradisi yang sudah ada sejak zaman dahulu, dan masih sering dilakukan hingga sekarang. Tradisi ini biasanya sering dilakukan di hampir semua kegiatan adat masyarakat Aceh, seperti pernikahan adat, perayaan adat, syukuran dan upacara adat lain-lain.

Kemudian dilanjutkan dengan menunaikan amanah yang diditipkan, yaitu membagi-bagikan Al Qur'an kepada para santri baru tahun ajaran 2021-2022 dan santri lama kelas delapan, sembilan Madrasah Tsanawiyah, sepuluh, sebelas dan dua belas Madrasah Aliyah. tujuannya adalah agar para santri selalu berpegang teguh kepada Kitabullah, membaca, menghafal, memahami dan berupaya untuk mengamalkan setiap butir-butir Firman-Nya.

Acara dilanjutkan dengan skill para santri, terdiri dari Pidato delapan bahasa, seperti bahasa Arab, Inggris, Singkil, Pakpak, Aceh, Alas, Indonesia dan Jawa, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan kebiasaan keseharian di dalam Pondok, dan ada juga acara pencak silat Tapak Suci santri Putri dan Putra, Atraksi, Nasyid. Suasana sangat meriah sekali, para orangtua, guru dan berbagai pihak yang menyaksikan acara tersebut membuat mereka tidak sabar untuk medaftarkan anak, sanak famili maupun para tetangganya ke DMT Subulussalam.

Acara ditutup dengan memberikan tropi kepada raja dan ratu yang didapatkan oleh santri baru tahun ajaran 2021-2022, kemudian diiringi doa dan Musyafahah, rasa haru tercipta, dada mulai sesak, ada rasa yang ingin disampaikan, tangis tak dapat dibendung, ibu dan anak mulai berhamburan menuju semua santri, bersalaman, berpelukan antara ayah, ibu dan anaknya, seperti melepas sesuatu yang tidak dapat digambarkan dengan kata-kata, begitu haru, bahagia bercampur aduk, semua itu telah diawali sedini mungkin, santri bukanlah sekedar santri, ia adalah duta-duta Allah dan RasulNya kepada ummat ini, kecerdasan, keilmuan, kebahagiaan dunia dan akhirat, kekeluargaan, sahabat, semua ada di DMT Subulussalam, Dayah Modern Terpadu Subulussalam ada untuk mereka yang membutuhkan semua itu. DMT Subulussalam, jadilah dirimu, bukan yang lain. 


Sejarah DMT Subulussalam

 

Sejarah Berdiri Pesantren Dayah Modern Terpadu Subulussalam Jontor didirikan oleh Tgk. H. Mohd Din Ilyas dan istrinya Ummi Hj. Sa'adah Syam pada tahun 1989. Tgk. H. Mohd Din Ilyas adalah putra Susoh Aceh Barat Daya yang telah lama bermukim di Jakarta semenjak tahun 1959 dan berprofesi sebagai pengusaha. dipenghujung usianya ia ingin mengabdikan diri ditanha kelahirannya Aceh. beliau tinggal di Batu Ceper Jakarta, rumahnya juga kerap didatangi masyarakat sekitar untuk belajar mengaji dan langsung dibimbing oleh istrinya Ummi Hj. Sa'adah Syam, dari sinilah inspirasi itu muncul dan pada akhirnya menimbulkan sebuah tekad untuk kembali ke tanah kelahiran dan akan mendirikan sebuah Pondok Pesantren agar supaya generasi dikampung halaman dapat menimba ilmu pengetahuan agama sebab sudah sebuah tradisi untuk mewariskan ilmu agama kepada ummat manusia. Subulussalam adalah tempat pilihan akhir, namun sebelum itu terjadi, Tgk. H. Mohd Din Ilyas juga melakukan obserbasi kebeberapa daerah, hingga sampailah ke Aceh Timur, ternyata tempat yang tepat dan dipastikan tidak salah dalam menentukan tempat, terpilihlah sebuah desa yang bernama Jontor, Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Aceh, tepatnya perbatasan antara Sumatera Utara dan Aceh. Dalam hal ini, Tgk. H. Mohd Din Ilyas bersama dengan pemerintah dan masyarakat simpang Kiri, disisi lain Tgk. H. Mohd Din Ilyas juga bersilaturahim kepada Almarhum Prof. H.Ali Hasjmy pada saat itu menjabat sebagai Ketua MUI Aceh, beliau adalah salah satu pelopor nama Pondok Pesantren, yang tadinya bernama AL Qurba (Mendekatkan Diri), nama ini diberikan oleh Tgk. H. Mohd Din Ilyas, namun saran dari ketua MUI Aceh tersebut maka diberilah nama Subulussalam, Tgk. H. Mohd Din Ilyas juga termasuk menabalkan nama tersebut (Menuju Jalan Keselamatan). Tgk. H. Mohd Din Ilyas adalah sosok yang tidak belajar formal, namun ototidak adalah cara dalam belajar apapun itu bidangnya, sebab praktek dalam kehidupan lebih cenderung diterapkan daripada teori. dalam pengembangan pesantren Tgk. H. Mohd Din Ilyas banyak dibantu oleh istri dan keluarga, anaknya enam orang, dan saat ini yang menjedi penerus dalam mengembangkan pesantren adalah sang menantu. Pesantren bernama Dayah MOdern Terpadu Subulussalam, diresmikan pada tanggal 29 Juli 1993. saat ini dipimpin oleh Tgk. H. Drs. Bambang Cahirudin, MM.

Mastasa 2021

 

MASTASA 2021 (Masa Ta'aruf Santri) Pondok Pesantren Dayah Modern Terpadu SubulussalamTahun Ajaran 2021-2022 dimulai pada pukul 09:00 Wib hingga selasai dengan Ceremonial, dihadiri oleh Pimpinan DMT Subulussalam Drs. Bambang Chairudin, MM dan didampingin oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah, Kepala Madrasah Aliyah DMT Subulussalam, Dewan Guru, Para Ustadz. Ustadzah beserta para Jajaran Pengurus Pondok Pesantren Dayah Modern Terpadu Subulussalam, Jontor, Penanggalan Subulussalam Aceh.

Kegiatan ini merupakan rutinitas setiap awal tahun ajaran untuk santri baru, dengan tujuan mempererat tali silaturahim antara guru, ustadz, ustadzah, santri dan pesantren. disisi lain juga diisi dengan materi-materi kepesantrenan seputar pendidikan dan akhlak.

Understanding each other

 

Suasana Masjid An Nida Pondok Pesantren Dayah Modern Terpadu (DMT) Subulussalam memberikan ketentraman kepada jiwa-jiwa yang merindukan Robbnya, para wali santri baru sholat Juhur bersama yang langsung di Imami oleh Pimpinan Pondok Pesantren DMT Subulussalam Al Ustadz H. Drs. Bambang Chairudin, MM. 

Tampak keseriusan para wali santri dan Ustadz serta Ustadzah mendengarkan dan menyimak tentang keberagaman manusia yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren DMT Subulussalam, peratuan yang diciptakan adalah untuk saling memahami antara satu dan lainnya, tentunya tidak lepas dari aturan syariat, masa pendidikan adalah masa-masa sulit, namun sangat menyenangkan jika dinikmati, sebab indah pada waktunya, dan tentunya ada kenangan indah yang tidak terlupakan ketika dikenang dalam keramaian maupun dalam kesendirian.

Santri baru tentunya akan mengalami masa transisi yang tidak biasa dirasakan, seperti perpisahan dengan keluarga, teman bermain dan lain sebagainya, sehingga ada pemakluman beberapa bulan untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan pendidikan Pondok Pesantren DMT Subulussalam.

Selamat datang para calon ulama, semoga Allah memberikan Rahmat dan Hidayahnya kepada Ibu Bapak serta masyarakatmu, sebab engkau telah melepaskan dosa sekampung, telah engkau pikul fardhu kifayah itu.

 

Welcome Back To Boarding School

 

Tepat pada pukul 9:00 dini hari acara registrasi ulang para santri baru telah dimulai di Pondok Pesantren DMT Subulussalam Desa Jontor, Penanggalan Kota Subulussalam, Aceh dengan tertib dan aman.

Para orangtua serta wali murid beramai-ramai medampingi anak-anaknya untuk mendaftarkan ulang anak-anak mereka, disisi lain mereka juga mematuhi aturan protokol kesehatan covid 19, sebab semua telah disediakan oleh panitia registrasi ulang Pondok Pesantren DMT Subulussalam, seperti air untuk cuci tangan, semprot Disinfektan covid 19, dan jauh hari telah diberitahukan juga agar para wali murid memakai masker ketika akan melakukan registrasi ulang.

setelah melakukan registrasi ulang berupa melengkapi berkas administrasif, wali murid juga diinterview oleh para panitia yang berkompeten dalam bidangnya, sehingga nantinya secara psikologis anak-anak mereka bisa diarahkan untuk menjadi lebih baik kedepannya ketika mendaptkan pendidikan dari Pondok Pesantren DMT Subulussalam, disisi lain orangtua juga tidak sekedar menitipkan anaknya, akan tetapi mendukung penuh dan menjujung tinggi peraturan yang telah ditetapkan di Pondok Pesantren DMT Subulussalam.


Registrasi Ulang Santri 2021

 



Sebelum aktiv belajar dikelas, maka akan dilakukan registrasi ulang Oleh seluruh Santri sbb:

Santri Baru

Pertama:

1- Orang tua/wali dan santri wajib menggunakan masker

2. Mematuhi Protokol kesehatan yang telah diberlakukan Dayah

(Ceksuhu, semprot disinfektan dan mencuci tangan)

Kedua:

Wajib Melengkapi Fotocopy Berkas :

1. Pas Foto 3x4 dan 4x6 (masing-masing 3 lembar)

2. Ijazah/SKTL (fc 3 lembar)

3. KartuKeluarga(fc 3 lembar)

4. AktaKelahiran(fc 3 lembar)

5. KTP BapakdanIbu(fc 3 lembar)

6. KIP(fc 3 lembar)

7. Kartu PKH(fc 3 lembar)

8. Biodata Data SekolahSebelumnya (wajib)

9. MengisiBiodataDiri

Ketiga:
Pembayarang Administrasi Keuangan

Keempat:
Pengambilan Pas Foto KTS

Kelima:
Wawancara Orang Tua/Wali

Keenam:
Pengambilan Rantang

Ketujuh:
Pengambilan Kasur dan Lemari
(pengambilan lemari dengan ketentuan khusus)

Kedelapan:
Selesai